Kamis, 24 Februari 2011
Kamis, 17 Februari 2011
Rabu, 16 Februari 2011
Kepentingan Manusia di Masjid
Bukankah......Allah jadikan manusia hanya untuk menyembahNYA, tapi sering kita ditemukan itu masjid Muhamaddiyah, itu masjid Nahdatul Ulama, itu masjid LDDI, masjid , masjid, masjid, masjid.....masjid bukan lagi tempat menjalin hubungan mahluk dengan tuhannya. Tetapi tempat memperebutkan pengaruh, demi sesuatu yang meraka anggaap benar.......pengaruh ditengah masyarakat, kedudukan, kekuasaan. Terkadang ada klaim bahwa masjid hanya milik golongan tua, yang bau tanah, yang masih muda jangan sekali- kali ikut memmakmurkan masjid. Kalian yang muda belum bisa istiqomah, belum nikah, padahal jika dilihat apakah yang tua sudah memenuhi kreteria untuk dapat menjadi imam. Indononesia......Indonesia....orang yang baru mennunaikan ibadah haji, mendadak menjadi orang yang sangat suci ditengah masyarakat. Padahal kalau boleh kritisi dari mana sumber dana yang dia gunakan untuk pergi ke tanah suci....Indonesia...Indonesia....
Obrolan di Angkot.......
Dalam perjalanan menuju salah satu sekolah, tempat dimana aku diutus untuk menjalankan kewajibanku dalam mengikuti program sekolah guru ekselensia Indonesia (SGEI). kudengar obrolan dua orang ibu rumah tangga menceritakan keadaan mereka dan teman pergaulan mereka sebagai wali murid di salahsatu sekolah. " Bahwa kita sebagai wali murid lebih mengutamakan kebutuhan anak untuk pendidikan mereka", tidak perlu bersolek, hidup bermewah- mewahan, sedangkan biaya pendidikan anak dihiraukan. Ironis memang, fenomena yang terjadi dalam dunia pendidikan. Terkadang sekolah harus berjuang sendirian untuk tetap bertahan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, ditengah kerasnya kehidupan sekarang. itulah wajah pendidikan bangsa ini
Selasa, 15 Februari 2011
bercak darah di garudaku....
Akhir-akhir ini, banyak terjadi gejolak sosial di tengah masyarakat Indonesia. Bentrok berdarah Cikeusik, Temanggung, hal ini bukan pertama kalinya terjadi bentrok bernuansa SARA. Apa yang terjadi dengan Bhenika Tunggal Ika?, sumpah pemuda hanya slogan, generasi yang tidak menghormati pendahulunya, yang telah mengorbankan harta dan jiwa. Demi sebuah persatuan, persatuan yang dapat mengusir penjajah dari tanah air ini. Haruskah kemerdekan ini, kita isi dengan menumpahkan darah saudara kita. Bukankah Islam agama rahmatan lila'lamin. Agama yang damai, yang mendahulukan keteladanan, nasihat yang baik, jika perdebatan perlu dilakukan dengan cara yang santun. Rasullah telah memberikan contoh yang baik kapada kita, bagaimana beliau membangun kota Madinah?. fouding father bangsa ini telah menetapkan fondasi bangsa ini, di atas berbagai macam perbedaan. kita harus arif menyikapi apa tujuan azas tunggal pancasila?. Sekarang bagaimana mengwujudkan nilai- nilai Islam dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Wallahu A'lam.
Langganan:
Postingan (Atom)